Belakangan ini sy suka sekali sama lagu Satu Rindu dari album Opik Semesta Bertasbih yang dibawakan bersama Amanda. Lagu ini mencertakan tentang kerinduan seorang anak kepada seorang sosok yang penuh kasih dan cinta. Dialah IBU. Kemarin sewaktu pulang setelah sholat maghrib di alhurr, sy bertanya kepada kakak kelas sy. Sebelumnya sy bertanya, sy meminta izin dan mohon maaf jika pertanyaan itu menyinggung perasaannya. Pertanyaannya, "APAKAH KEDUA ORANGTUA MAS MASIH ADA?" Jawabnya, "Ayah sy sudah meninggal sejak sy di tingkat tiga. Setelah sy pulang P3H. Ceritanya ayah sy sakit keras dan sy disuruh pulang pada hari jumat. Namun sy tidak pulang karena pada hari sabtunya ada praktikum. Kemudian setelah praktikum ada teman sy datang dari Semarang mencari literatur dan minta ditemani. Sampai akhirnya ia menginap semalam di asrama. Pada minggu paginya sy memang berniat untuk pulang, namun sebelum sy berangkat ada telepon bahwa ayah sy sudah tiada. Dan sy sendiri tidak sempat melihat jenazah beliau karena dimakamkan pada minggu siang bada zuhur. Ayah sy pun masih muda juga baru berumur sekitar lima puluhan. Namun setelah kepergian ayah sy, sy semakin berpandangan ke depan.(lebih dewasa kali ya-pen)" Innalillahi wa innailaihi rajiun, segala yang berasal dari allah akan kembali pada allah. Walaupun hanya sebentar, namun cerita tersebut sangat menyentuh bagi sy. Walupun bukan Ibu namun sama saja mereka adalah orang tua yang telah membesarkan kita samapi kita besar hingga kini. Sanggupkah kita menbahagiakan ia? Ya, kita hanya berharap semoga Allah mengizinkan kita untuk membahagiakan ia (seperti dalam lirik lagu Satu Rindu tersebut) baik di dunia maupun di akhirat kelak.