Pagi ini saya ikut menumpang mobil alumni yang akan berangkat kerja. Semalam beliau menginap di sini karena ada rapat sampai malam. Saya sendiri ingin merasakan saja naik mobil, karena ga' biasa-biasanya kan kita bisa naik mobil yang lumayan mewah.
Tadinya ingin ikut sampai Bara saja. kemudian pulang ke asrama, sambil belajar. Udah siap dah tuh, beberapa lembar bahan ujian. Dengan memakai jaket, Topi, sendal jepit serta earphone di telinga sambil dengerin musik saya berangkat.
Ternyata beliau tidak keluar lewat pintu utama. Beliau keluar lewat pintu belakang yang terusannya ke Danau Situ Burung, Cifor dan akhirnya ke terminal Bubulak. Menurut saya bagus sih, dan emang betul keputusan yang dipilih, karena biasanya Jalan Raya Darmaga Macet saat pagi hari.
Saya turun di Bubulak saya lihat orang-orang sudah pada sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.
- ada supir angkot yang akan siap mencari penumpang
- ada bapak2 yang siap mencari uang
- ada anak-anak yang dengan riang siap berangkat ke sekolah
- ada rtukang sayur yang menjual sayurannya
- ada penjual makanan
- ada pula pemulung yang sudah siap mencari barang yang sudah dianggap tidak berguna namun masih berguna baginya
Jarang sekali saya melihat kondisi seperti ini, karena saya sendiri jarang melihat keluar saat matahari mulai menampakkan sinarnya. Terkadang masih terlelap tidur atau berada di asrama saja yang jauh dari hiruk pikuk keramaian.
Masing-masing orang sudah sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.
Masing-masing dari mereka pun memiliki harapan yang ingin dicapai pada pagi ini.
"Setidaknya hari ini menjadi lebih baik dari pada hari kemarin."
Bagi yang menuntut ilmu mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat.
Bagi yang mencari rizki mendapat rizki yang halal.
Dan ketika pulang kembali ke rumah bisa membawa senyuman yang hangat kepada keluarga tercinta yang setia menunggu sampai pulang nanti sore.
Saya terus melanjutkan perjalanan sampai depan Darmaga sambil menghirup segarnya udara dan santapan bahan ujian hari ini.